Sudah rajin posting status, tapi yang lihat cuma belasan orang? Padahal yang chat tiap hari banyak. Sebelum menyalahkan foto produk atau jam posting, cek dulu hal paling dasar: apakah statusmu memang sampai ke mereka.
Syarat status WA bisa dilihat orang lain
WhatsApp menampilkan statusmu ke seseorang hanya kalau dua hal ini terpenuhi:
- Kamu menyimpan nomor mereka di kontak.
- Mereka juga menyimpan nomormu di kontak mereka.
Kalau salah satunya belum, statusmu tidak muncul di mereka. Ini sebabnya penjual dengan ratusan chat pelanggan bisa tetap sepi penonton: sebagian besar nomornya belum pernah disimpan.
7 cara menambah penonton status WA
1. Simpan setiap nomor pelanggan yang chat
Ini syarat pertama, dan sepenuhnya ada di tanganmu. Biasakan menyimpan nomor begitu ada chat baru, jangan ditunda sampai menumpuk. Caranya ada di cara simpan kontak di WhatsApp Web. Kalau chat barunya banyak, lihat cara simpan nomor WA otomatis.
2. Minta pelanggan menyimpan nomormu
Syarat kedua butuh bantuan pelanggan, jadi mintalah dengan jelas. Waktu yang pas adalah saat pesanan baru selesai atau di awal percakapan.
Contoh kalimat: “Kak, simpan nomor ini ya dengan nama Toko Berkah. Info promo dan stok baru kami bagikan lewat status 🙏”
Kalau kamu pakai WhatsApp Business, kalimat ini bisa dimasukkan ke pesan salam otomatis.
3. Cek pengaturan privasi status
Di HP, buka Setelan, lalu Privasi, lalu Status. Pastikan pilihannya Kontak saya. Kalau terpilih “Kontak saya kecuali…” atau “Hanya bagikan dengan…”, sebagian kontak memang tidak akan melihat statusmu.
4. Posting saat pelangganmu sedang online
Status hilang setelah 24 jam, jadi waktu posting berpengaruh. Coba posting di beberapa waktu berbeda, misalnya pagi, jam istirahat siang, dan malam, lalu bandingkan jumlah yang melihat. Pakai waktu yang hasilnya paling bagus untuk tokomu.
5. Buat status yang enak dilihat
- Foto terang dan fokus ke satu produk per status.
- Tulis harga dan cara pesan dengan jelas.
- Jangan posting terlalu banyak status berturut-turut. Orang yang merasa terganggu bisa membisukan statusmu, dan setelah itu statusmu tidak lagi muncul di urutan atas mereka.
6. Ajak penonton membalas
Tambahkan ajakan sederhana, misalnya “Balas status ini untuk tanya stok” atau “Pilih warna yang mana, A atau B?”. Balasan status masuk sebagai chat, jadi kamu bisa langsung melanjutkan ke penawaran.
7. Posting secara rutin
Pelanggan yang terbiasa melihat statusmu akan lebih sering membukanya. Lebih baik dua sampai tiga status setiap hari daripada dua puluh status sekali seminggu.
Bagian yang paling sering bolong: menyimpan nomor
Dari tujuh cara di atas, yang paling sering terlewat justru yang pertama. Menyimpan nomor satu per satu itu membosankan, apalagi kalau sehari ada puluhan chat baru.
WASave membereskan bagian itu. Ekstensi Chrome ini otomatis menyimpan setiap nomor baru yang chat kamu di WhatsApp Web, lengkap dengan nama yang rapi seperti Cust Budi. Nomor lama yang belum tersimpan juga bisa disimpan sekaligus.
Perlu diingat: WASave hanya membantu syarat pertama, yaitu kamu menyimpan nomor mereka. Supaya statusmu benar-benar muncul, pelanggan tetap perlu menyimpan nomormu (cara nomor 2).
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa jumlah yang melihat status jauh lebih sedikit dari jumlah kontak?
Karena tidak semua kontak menyimpan nomormu, tidak semua orang membuka tab status setiap hari, dan sebagian mungkin membisukan statusmu. Selain itu, orang yang mematikan laporan dibaca tidak tercatat di daftar yang melihat.
Apakah pesan siaran (broadcast) juga butuh nomor disimpan?
Ya. Pesan dari daftar siaran hanya diterima oleh orang yang menyimpan nomormu di kontak mereka. Jadi meminta pelanggan menyimpan nomormu berguna untuk status sekaligus siaran.
Apakah status bisa dilihat orang yang tidak menyimpan nomor saya?
Tidak. Selama mereka belum menyimpan nomormu, statusmu tidak muncul di mereka, walaupun kamu sudah menyimpan nomor mereka.
Bereskan dulu bagian menyimpan nomornya
WASave menyimpan setiap nomor baru yang chat kamu di WhatsApp Web secara otomatis. Bisa coba gratis dulu.